Kamis, 10 Desember 2009

tips hari ke-3

Habis Gelap terbitlah terang

Ini cerita tentang Aku, hidup penuh pengorbanan yang selalu disertai semangat dan pengharapan ridho Allah. Di usiaku yang menginjak 30 tahun, Aku baru memulai untuk merubah kehidupan dengan berkarir. Semuanya ku mulai dengan sekolah ( kuliah ), jika orang-orang beranggapan itu telat, memang aku terima tetapi inilah jalan hidupku segalanya kembali pada jalan Allah yang tak pernah satu orang pun dapat menduganya.
Sekolah dengan jarak yang cukup jauh memang banyak rintangannya, pertama ketika berangkat tak jarang Aku dihadapkan dengan rengekan anakku yang masih berusia balita, kadang Aku marasa bingung apakah langkahku harus dilanjutkan atau tidak, tapi karena niat yang kuat keinginan untuk memperbaiki hidup di masa depan maka untuk itu rengekan seorang anak hanya ku harap menjadi sebuah do’a agar apa yang akan ku jalani hari ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang baik dan penuh kebarokahan.
Selain itu kadang-kadang cuaca yang kurang bersahabat tak jarang mengurungkan niat Aku untuk pergi ke sekolah karena perjalanan yang cukup jauh dan alat transportasi yang digunakan tidak bisa melindungi aku dari teriknya panas matahari dan derasnya air hujan. Tetapi Aku tetap semangat karena Aku yakin tidak ada satu pun usaha dengan niat baik dan disrtai dengan do’a yang tulus ikhlas yang tidak akan mendapatkan pahala dan balasan yang baik pula. Judul dari cerita ini menjadi pengharapan yang sangat besar untukku. Semoga Allah selalu memberiku nikmat sehat agar Aku diberi kemudahan dalam menjalani hidup ini.

tips hari ke-2

Hari ini Aku punya cerita menarik tentang kemarin sore ,dimana saat itu aku sedang mengerjakan tugas TPKI hari ke-1. Aku dan teman-teman masuk ke warnet dari jam 5 sore setelah pulang kuliah. kurang lebih 2 jam lamanya kami berada didepan internet hanya untuk mengirimkan email tentang apa saja yang kita alami hari ini.
Aku harus berlama-lama duduk di depan internet karena dengan berbagai kendala yang dialami. Pertama karena Aku kurang begitu faham dalam penggunaan internet,dan cara Aku mengetik yang belum mahir sehingga memakan banyak waktu padahal tugas yang harus ditulis hanya beberapa paragraph saja.
Kendatipun tugas-tugas TPKI itu membuat Aku pusing tujuh keliling, karena baru saja selesai yang satu sudah datang lagi tugas yang lain. Tapi Aku sangat yakin semua itu ada hikmahnya. Dan memang betul sekali dengan adanya tugas TPKI yang harus selalu melalui internet,secara tidak langsung memaksaku untuk bisa dan terbiasa dengan internet.walaupun setiap ada tugas dari dosen, Aku harus selalu didampingi temanku,dan masih beruntung Aku punya teman yang baik hati dan tidak sombong yang selalu mau mendampingi dan mengajari Aku. Dan Aku ucapkan banyak terima kasih pada temanku itu semoga Allah membalas semua amal kebaikan mu

Rabu, 09 Desember 2009

pengembangan masalah

Masalah 1 Pengembangan
BIla Rambut rontok, apa yang akan terjadi dengan
a. Kepala mereka
b. Rambut merek a a. –Apa akibatnya bila kepala mereka gatal dan rontok ?
Jawab : Kepalanya menjadi panas
–Apa akibatnya bila kepala mereka menjadi panas ?
Jawab : Kulit kepala lecet
–Apa akibatnya bila kulit kepala lecet ?
Jawab : Kepala mereka menjadi perih
–Apa akibatnya bila kepala mereka menjadi perih ?
Jawab : Mereka strees
–Apa akibatnya bila mereka strees?
Jawab : Menjadi gila
b. –Apa akibatnya bila rambut mereka rontok?
Jawab : Gundul
–Apa akibatnya bila mereka gundul?
Jawab : Tidak punya rambut
–Apa akibatnya bila mereka tidak punya rambut ?
Jawab : Hilangnya mahkota wanita
–Apa akibatnya bila mereka hilang mahkota ?
Jawab : Tidak cantik
–Apa akibatnya bila mereka tidak cantik ?
Jawab : Laki-laki tidak suka
Masalah 2 Pengembangan
Rambut rontok –Kenapa rambut rontok ?
Jawab : Karena tidak pernah dirawat
–Kenapa tidak pernah dirawat ?
Jawab : Karena mereka tidak punya fasilitas
–Kenapa mereka tidak punya fasilitas ?
Jawab : Karena mereka tidak punya kemauan
–Kenapa mereka tidak punya kemauan ?
Jawab : Karena mereka malas
–Kenapa mereka malas ?
Karena tidak ada tekanan

Selasa, 24 November 2009

Teti Setiawati_Tips yang pertama_Hari ke-1

Indonesia di rundung derita tahun 2009 ini, musibah terjadi dimana-mana. Gempa bumi pertamakali menggemparkan tanah sunda di Tasik Malaya, banyak korban berjatuhan banyak rumah yang hancur, barbagai fasitas termasuk tempat ibadah pun hancur tak bersisi. Mereka kebingungan harus kemana mereka bernaung, bahkan untuk mendapatkan sesuap nasi saja susah dan harus mengantri berjam-jam. Mereka hanya berharap uluran tangan dari sang dermawan yang perduli dengan penderitaannya saat ini. Masalah Tasikmalaya pun belum tuntas gempa terjadi lagi di tempat lain yaitu di Padang Sumatra Barat, dan ini pun memakan banyak jiwa pula.
Saya jadi berpikir mengapa Indonesia ini terus menerus di timpa musibah?
Apakah karena akibat dari ulah manusia di bumi ini. Karena sekarang ini banyak orang terutama umat Islam yang tak bisa membedakan lagi mana yang hak dan mana yang batil, mana yang haram dan mana haram, tak sedikit orang yang berprilaku seperti hewan tak jauh beda dengan seekor kambing.
Lalu bagaimana sikap kita selanjutnya setelah berbagai musibah melanda kita? saya rasa dengan adanya musibah ini kita harus lebih bertakorrub kepada Allah dengan jalan beribadah dan mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepa kita karena Allah telah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa hambanya yang bersyukur akan di tambah nikmatnya dan hambanya yang tak bersyukur maka azab Allah akan datang menimpanya.
Marilah kita renungkan bersama-sama ayat di atas.

Kamis, 19 November 2009

tugas analisis makalah

Setelah saya membaca dan menelaah isi dari makalah yang berjudul "Gerakan pemurnian wahabi :Muhammad bin Abdul wahhab". dilihat dari sisi penuturannya banyak kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD, dan kalimat-kalimat yang kurang efektif, dan masih banyak ditemukan kesalahan dalam pengetikan.
Contoh kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD diantaranya:
- malahan seharusnya dirubah menggunakan kata bahkan
- mahupun seharusnya maupun
- ibadat seharusnya ibadah
-dan seterusnya..........
Contoh kalimat yang kurang efektif diantaranya :
- ibu-bapaknya seharusnya orang tuanya
- halmana seharusnya padahal
- memangku jawatan seharunya memegang jabatan
- dan seterusnya........
Contoh kata yang salah dalam pengetikannya:
- pelusuk seharusnya pelosok
- harhala seharusnya berhala
- uinat seharusnya umat
- dan seterusnya........
Dilihat dari penempatan tanda baca terutama tanda koma masih bamyak yang ketinggalan.
Dilihat dari segi isi terlalu banyak memuat tentang biografi Muhammad bin Abdul wahhab, sementara inti pemikiran gerakan wahabi sendiri kurang di paparkan.

Selasa, 27 Oktober 2009

Bulan Juli tahun 2000, aku lulus sekolah dari MA. Setelah lulus aku berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi apalagi wali kelasku selalu mendukung dan memberikan motivasi tapi impian itu harus ku kubur dalam-dalam karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.

Hampir beberapa bulan lamanya aku menganggur di rumah dan aku sendiri merasa bosan dengan hari-hariku yang monoton, sampai suatu ketika aku mencoba untuk melamar ke sebuah perusahaan yaitu PT Elektronik yang berada di daerah sukabumi.

Ternyata untuk menjadi seorang karyawan saja tidak mudah, aku harus mengikuti beberapa tes, baik itu tes lisan maupun tulisan. Dari sekian banyak orang hanya 29 orang yang dinyatakan lulus termasuk aku sendiri yang lulus dalam tes itu.

Hari pertama kerja sangatlah membosankan karena mungkin aku belum terbiasa dengan lingkungan kerja seperti itu. Tapi aku harus menyesuaikan diri , aku harus bias bekerja extra cepat karena aku harus mendapatkan output yang ditargetkan setiap harinya.

Tak terasa dua tahun lamanya aku menjadi seorang karyawan di PT tersebut dan selama itu pula aku mendapatkan banyak teman dan banyak pengalaman.

Aku selalu ingat akan pepatah yang mengatakan “ Dimana ada kemauan pasti ada jalan “, Dan Alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah SWT karena aku masih diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan walaupun dengan kondisiku yang sekarang. Aku telah memiliki keluarga dan seorang anak tetapi aku tetap bersemangat untuk menuntut ilmu kembali, aku selalu berharaf semoga Allah SWT senantiasa memberiku nikmat sehat agar aku bias menjalani hidup ini tanpa rintangan dan apa yang selama ini aku cita-cita bias tercapai. Amin