Selasa, 24 November 2009

Teti Setiawati_Tips yang pertama_Hari ke-1

Indonesia di rundung derita tahun 2009 ini, musibah terjadi dimana-mana. Gempa bumi pertamakali menggemparkan tanah sunda di Tasik Malaya, banyak korban berjatuhan banyak rumah yang hancur, barbagai fasitas termasuk tempat ibadah pun hancur tak bersisi. Mereka kebingungan harus kemana mereka bernaung, bahkan untuk mendapatkan sesuap nasi saja susah dan harus mengantri berjam-jam. Mereka hanya berharap uluran tangan dari sang dermawan yang perduli dengan penderitaannya saat ini. Masalah Tasikmalaya pun belum tuntas gempa terjadi lagi di tempat lain yaitu di Padang Sumatra Barat, dan ini pun memakan banyak jiwa pula.
Saya jadi berpikir mengapa Indonesia ini terus menerus di timpa musibah?
Apakah karena akibat dari ulah manusia di bumi ini. Karena sekarang ini banyak orang terutama umat Islam yang tak bisa membedakan lagi mana yang hak dan mana yang batil, mana yang haram dan mana haram, tak sedikit orang yang berprilaku seperti hewan tak jauh beda dengan seekor kambing.
Lalu bagaimana sikap kita selanjutnya setelah berbagai musibah melanda kita? saya rasa dengan adanya musibah ini kita harus lebih bertakorrub kepada Allah dengan jalan beribadah dan mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepa kita karena Allah telah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa hambanya yang bersyukur akan di tambah nikmatnya dan hambanya yang tak bersyukur maka azab Allah akan datang menimpanya.
Marilah kita renungkan bersama-sama ayat di atas.

Kamis, 19 November 2009

tugas analisis makalah

Setelah saya membaca dan menelaah isi dari makalah yang berjudul "Gerakan pemurnian wahabi :Muhammad bin Abdul wahhab". dilihat dari sisi penuturannya banyak kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD, dan kalimat-kalimat yang kurang efektif, dan masih banyak ditemukan kesalahan dalam pengetikan.
Contoh kata-kata yang tidak sesuai dengan EYD diantaranya:
- malahan seharusnya dirubah menggunakan kata bahkan
- mahupun seharusnya maupun
- ibadat seharusnya ibadah
-dan seterusnya..........
Contoh kalimat yang kurang efektif diantaranya :
- ibu-bapaknya seharusnya orang tuanya
- halmana seharusnya padahal
- memangku jawatan seharunya memegang jabatan
- dan seterusnya........
Contoh kata yang salah dalam pengetikannya:
- pelusuk seharusnya pelosok
- harhala seharusnya berhala
- uinat seharusnya umat
- dan seterusnya........
Dilihat dari penempatan tanda baca terutama tanda koma masih bamyak yang ketinggalan.
Dilihat dari segi isi terlalu banyak memuat tentang biografi Muhammad bin Abdul wahhab, sementara inti pemikiran gerakan wahabi sendiri kurang di paparkan.